Putra pemilik rumah

1117 Kata

Mendengar kabar bahwa Ara pindah membuat Malvin cukup kaget. Hal ini menjadi jawaban, saat beberapa waktu yang lalu, dirinya melihat Ara ke sebuah kontrakan. Lalu, yang membuatnya kaget bahwa Ara tidak berangkat selama beberapa hari ini, dan mengingat ketika Malvin meminta Ara agar tidak bekerja di Bar. "Apa ini gara-gara gue?" Gumam Malvin dalam hati. "Sebenernya hidup Ara cukup sulit, Bro. Dia ngga punya pekerjaan tetap, makanya dia ngelakuin banyak pekerjaan. Ah, lo kan temennya. Pasti lo udah tau itu!" Timpal Pria bartender itu. Malvin hanya tersenyum, seolah tau segalanya. Padahal ini pertama kalinya ia tau, satu hal tentang Ara. "Padahal dia terlihat baik-baik aja! Apa tindakkan gue melarang dia kerja malam itu salah? Ah sial, gue jadi kepikiran!!!" Monolog Malvin dalam hati. Ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN