Saat ini Ara sangat membutuhkan pekerjaan. Meskipun ia ragu karena tidak berpengalaman menjadi model, namun tak ada salahnya jika Ara mencoba. Ara terlihat mengantongi sebuah kartu nama ke dalam saku jaket-nya. Ia lalu kembali melanjutkan pekerjaannya, menjaga mini market. ** Beberapa jam kemudian, tibalah waktunya Ara untuk pulang. Ia berkemas, setelah pemilik toko datang. Ketika Ara baru saja mengambil sepedanya, ia menyadari bahwa ban belakang sepedanya kempes. Wanita itu melenguh, menatap ban-nya yang kempes. Mau tak mau, akhirnya Ara berjalan kaki dan menitipkan sepedanya di Mini market. Hal itu ia lakukan, karena hari sudah malam dan semua bengkel untuk mengganti Ban, sudah tutup. "Aduh, ada-ada aja deh!" Ara menghela napasnya, sembari melangkahkan kakinya. Masalah selalu dat

