Calon adik ipar kita

1512 Kata

Pagi ini sedikit berbeda dari pagi biasanya. Ara bersama Malvin menciptakan pagi yang mendebarkan. Demi menghilangkan rasa begah pada perutnya, mereka berdua berjalan mengelilingi taman kota. Disana banyak pula, orang-orang yang melakukan lari pagi karena ini hari minggu. Jantung Ara seolah akan meloncat ketika Malvin menggenggam erat tangannya. Pria itu benar-benar membuang rasa canggungnya. " Gimana perasaan lo kalau gue pegang tangan lo begini? " Tiba-tiba Malvin menghentikan langkahnya, dan menatap lekat Ara. Hal itu terlalu mendadak, hingga membuat Ara menekan salivanya. " Me-menurut lo? " Ara segera mengalihkan pandangannya, karena merasa sangat gugup. Malvin tersenyum tipis, menatap wajah Ayu Ara ~ " Lo gugup! Apa ini artinya, kita punya perasaan yang sama, Ra? " Tutur Malvin,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN