Siapapun tolong aku

1194 Kata

Setelah mengalami kejadian yang menakutkan itu, kini Ara mulai membaik. Ia hanya perlu mengambil pelajaran, agar jangan mudah percaya pada orang baru. Pagi ini, Ara datang lebih pagi ke kios sayur Bu Tuti. Ia tetap mengerjakan pekerjaannya untuk mengantar sayur. Setiap pagi Ara harus mengantarkan sayur pada pelanggan Bu Tuti, yang tinggal di perumahan elite. Ara sejenak menghentikan langkahnya, ketika mau memasuki rumah mewah di hadapannya. Pesanan milik Mba Ana, sudah di depan pintu. Hanya saja Ara terlihat ragu, setelah mengetahui bahwa Ana merupakan Art di rumah Galang. Ara dengan ramah menyapa tukang kebun yang sedang menyiram tanaman, di halaman. Langkahnya bergegas, untuk menemui Ana dan segera pergi dari tempat itu. Dalam hatinya berharap, semoga tidak berpapasan dengan Galang.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN