Andra mendengus sebal, sudah dua kali dirinya diganggu. Namun kali ini yang menganggu adalah mertuanya. Ia berjalan membuka pintu dengan wajah yang sebal. "maafkan aby sudah mengganggu. Tapi ini sangat urgent. Vallen berusaha bunuh diri, ayah kamu telfon dari rumah sakit". Mata andra langsung terbuka lebar saat mendengar hal itu. Jasmeen yang mendengar dari dalam pun langsung berjalan menemui aby nya. "betulkah itu aby,,? Lalu mana bang vian". "abang kamu ada dikamar. Dia tidak lagi perduli dengan vallen". Sontak ucapan ali membuat keduanya melebarkan matanya tak percaya. Mana mungkin vian membiarkan vallen bunuh diri. Jasmeen langsung melangkah mendekati kamar vian. Kamar vian terletak diantara balkon rumah dan kamarnya. Oma dan amy pun ikut datang karena mendengar keributan. "mam

