Bu Roby menyambut Riva dengan tersenyum. Ia segera memeluk dan mencium putrinya tersebut. Wanita paruh baya itu tampak mengerti, melihat mata Riva yang habis menangis. Dia juga tidak bertanya apa yang sudah terjadi dengan anaknya. Bu Roby ingin Riva menceritakan sendiri masalah apa yang sedang putrinya alami. Tidak demikian dengan Pak Roby yang tampak heran, melihat anak kesayangannya seperti itu. Riva langsung masuk ke kamar untuk menenangkan hatinya yang sangat kacau. "Apa yang telah terjadi dengan Riva, Mah? Kenapa harus dijemput oleh Pras, Bukankah Alex libur hari ini?" tanya Pak Roby dengan beruntun ketika istrinya keluar dari kamar. "Biasa lah, Pah, paling mereka habis ribut. Namanya juga orang berumah tangga. Sudah kita tidak usah ikut campur!" jawab Bu Roby dengan santai. Bu

