Bab. 14 Sebuah Kesalahan

1500 Kata

Alex kemudian mendekati Riva dan memperhatikan tubuh istrinya itu dengan seksama. Dengan perlahan ia menyingkap baju Riva sehingga tampak dua buah apel puji yang membuat darahnya berdesir. "Beautiful," ucap Alex sambil menelan silvanya beberapa kali. Tanpa berpikir panjang Alex mulai menelusuri jalan panjang menuju gunung kembar itu. "Sweety," ucap Alex. Riva tampak menggeliat ketika merasakan ada yang menjalar dari bibir hingga ke dadanya. Seketika ia pun terjaga, matanya tampak terbelalak ketika melihat Alex seperti bayi yang belum disapih. Riva segera meronta sambil bertanya, "Apa yang sedang kamu lakukan?!" Dengan cepat kedua tangan Alex lansung memegang lengan Riva dan kembali meneruskan aksinya. Riva terus melawan untuk menolak setiap desiran yang diciptakan oleh Alex. "Hentik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN