Slice 105

1102 Kata

"Duh ... maaf ya, aku agak kesiangan tadi. Jadi baru selesai mandi." Arya langsung minta maaf begitu bertemu dengan Brasta si ruang tamu. Brasta langsung menyambutnya dengan senyuman. Dan ternyata benar kata Rahmi, Brasta sedang bercanda dengan Sena dan Anita. Mereka terlibat akrab sekali. Seperti tanpa jarak. Ia percaya Brasta adalah orang baik. Tapi tak menyangka saja, jika ia adalah orang yang sebaik ini. "Santai aja lah, Arya. Orang balai desanya nggak akan pergi ke mana-mana, kok. Ya tetep di situ aja, kan. Hehe." Brasta malah menjawab dengan kocak. Arya pun mau tak mau tertawa. Cara Brasta menjawab benar-benar tak menunjukkan ada sakit hati sedikit pun karena Arya telah terlambat. "Kamu sarapan dulu sana aja, Ar. Nanti laper kalau nggak sarapan dulu." Brasta bahkan juga meminta A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN