Slice 100

1018 Kata

Gayatri berlari secepat yang ia bisa. Ia harus bergegas. Supaya cepat kembali ke kamar. Supaya tidak ketahuan pastinya. Kalau dilihat tetangga, mereka mungkin menyangka kalau Gayatri sedang jogging. Gayatri akhirnya sampai pada rumah paling ujung. Gayatri segera masuk ke pelataran. Rumah Ustadz Zamzami masih tertutup rapat. Memang rumah ini baru akan buka ketika jam 10 pagi. Di mana di saat itu, biasanya sudah ada beberapa pasien yang mengantre. Wanita muda itu mengetuk pintu besar berukir daun di hadapannya. Duh ... kenapa tidak ada yang segera membukakan pintu. Keburu ia ketahuan sang ibu. Untungnya pada ketukan ke tiga, seseorang membukakan pintu untuknya ... Salma. "Assalamualaikum." Segera saja Gayatri mengucap salam. "Waalaikum salam. Tumben kamu pagi-pagi udah sampai sini, Gaya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN