Bab 258. Malam Indah

1364 Kata

Chelsea masih saja membahas betapa lucunya sosok Tristan yang semakin lucu dan menggemaskan. Dia juga mengagumi mertuanya yang sangat sabar menghadapi anak-anaknya. “Hm, pingin punya anak selucu Tristan,” gumam Chelsea yang sudah rebah di atas tempat tidur, dan Bayu yang juga rebah di sampingnya. “Kalo kepingin punya anak, ya harus berhubungan badan,” ujar Bayu dengan nada usil. Chelsea menghela napas panjang, wajahnya berubah. “Hei, jangan cemberut dong.” Bayu memiringkan tubuhnya menghadap Chelsea dan mendekap pinggangnya. “Kata Mama harus pelan,” ujar Chelsea. Bayu tergelak, sudah menebak bahwa Chelsea curhat ke mamanya tentang malam pertamanya sore tadi. Dia tahu istrinya itu cemas karena masih merasakan perih di area intimnya, dan dia juga tidak mau memaksa meskipun sangat mengi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN