Puas menghabiskan waktu bertiga beberapa hari, Sindi dan Harja kembali bekerja, dan Harja ingin datang menemui Tirta, membicarakan tentang pekerjaan secara pribadi dan tentang rumah tangganya dengan Sindi. Harja mencurigai rekan kerjanya, Amir, yang dalam dua bulan ini telah mengelabui dana proyek perumahan di kota Bandung. “Aku nggak menuduh, Tirta. Tapi kamu tahu aku ahli dalam mengaudit dana perusahaan. Aku juga pernah terlibat dulu, tapi dia main terlalu kasar.” Harja terkekeh sebentar. “Dia lebih leluasa karena ada beberapa orang yang ikut dalam permainannya.” Tirta mengamati Harja dengan serius. “Ada saran bagaimana menanganinya, Harja?” Harja termenung sejenak, sebagai orang yang beberapa kali menggelapkan dana perusahaan untuk kepentingan pribadi, dia tentu tahu beberapa hal ten

