“Aku yakin pasti dia mengeluhkan suaminya,” ujar Lestari. “Kasihan dia, masih sangatmuda dan mengalami masalah yang cukup berat.” “Itu juga salahnya, dulu menikah dengan Harja dan dia baru saja menyelesaikan kuliahnya. Dia nggak mikir-mikir dulu. Apalagi Harja ini mengaku duda, padahal belum resmi bercerai. Dan Puspa terjebak pula dalam perasaan cinta.” “Itu karena keduaorangtuanya sudah menjodohkannya dengan orang lain, dia jadi mikir harus cepat-cepat menikah dengan pak Harja.” “Ya, ck … Mbak Rosi dan Mas Heru itu sama-sama keras dan maunya keinginan mereka terpenuhi, sampai harus mengorbankan perasaan Puspa.” *** Lestari iba melihat keadaan Puspa yang lebih kuyu dari biasanya, juga wajahnya yang kurang menunjukkan semangat. “Akhirnya kita bisa bertemu lagi.” “Iya, Tante. Aku ka

