Tirta tersenyum lebar melihat Nindya yang sedang duduk sambil menyusukan Tristan. Anak itu kelelahan karena hampir seharian bermain dengan kakak-kakaknya. Tampak mulut Tristan menghisap semangat, dan tidak memakan waktu lama, dia pun tertidur di d**a maminya. Tirta mengambil tubuh Tristan dengan pelan, lalu merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Dia lalu mendekati Nindya dan memberi pelukan terhangatnya. “Tadi sepertinya ada pembicaraan serius dengan Lestari?” tanya Tirta setelah puas memeluk Nindya. “Ah, pembicaraan biasa. Lestari mengungkapkan kebahagiaannya sekarang, karena dia sedang mengandung.” Tirta tertawa kecil, Indra juga sudah memberitahunya perihal kehamilan Lestari yang membahagiakan. “Hanya itu?” tanyanya. “Dia menyinggung Puspa yang menikah lagi, hm … dia bilang Puspa

