Bab 184. Undangan Balasan

1053 Kata

Suasana kikuk antara Sindi dan Tirta sekarang. Sindi terlihat gelisah karena Harja malah pergi dari kantor Tirta dan dia berpikir mungkin Harja yang benar-benar tidak mau memperdulikan. Tidak ingin mengganggu perasaan Sindi, Tirta tidak menyinggung Harja di depan Sindi dan fokus membicarakan tentang dokumen-dokumen yang ada di atas meja kerjanya. Tak lama kemudian, dokumen sudah selesai dibaca dan diperiksa Tirta. Hanya ada satu lembar dokumen yang harus Sindi perhatikan dan memerlukan sedikit perbaikan. “Terima kasih, Pak Tirta.” “Jangan lupa dokumen untuk pak Elias. Dia sudah menanyakannya kepadaku,” ujar Tirta mengingatkan. “Baik, Pak.” Sindi masih mampu menguasai diri dan dia mundur beberapa langkah, dan ke luar dari kantor Tirta. Saat berada di luar kantor Tirta dan menutup pint

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN