“Wah wah wah, Pak Harja. Luar biasa sekali pemikiran kamu. Beruntung sekali saya bisa hadir di sini.” Mata Budi berbinar-binar setelah mendengar ucapan bijak dari Harja. Tiba-tiba Lestari mendekati mereka bertiga, dia memanggil Tirta karena Nindya membutuhkannya. Lestari tidak lupa menyapa Budi dan menyalaminya. Budi semakin terkesima melihat Tirta berjalan ditemani mantan istrinya menuju bagian dalam rumah. “Kok mereka bisa sedekat itu, Harja. Seperti tidak ada yang terjadi di masa lalu di antara mereka,” gumam Budi ke Harja yang yang masih berdiri di dekatnya. “Aku ibarat Lestari yang dulu sangat keras kepala, dan Tirta ibarat istriku yang tenang dan penuh kedamaian,” tanggap Harja. Budi menoleh ke arahnya, dengan wajah penuh tanya. “Ya, aku sangat mengenal mantan istriku dan menu

