31 - Mulai Memaafkan

859 Kata

Di sinilah Shilla berada. Di ruang perawatan salah satu rumah sakit. Menangiskah Ia? Jelas saja, melihat pria yang berharga dan berarti terbaring lemah dengan beberapa alat medis terpasang pada tubuh. Berhari-hari tak bertemu malah berakhir seperti ini. Sungguh miris.  "Shilla, kita pulang dulu yuk. Kasihan Jevin yang udah ngantuk sayang." Bram membujuk Shilla untuk yang kesekian kalinya. Shilla mengangguk pasrah. Kasihan juga Jevin. Sudah ingin tertidur. Biarlah nanti keluarganya saja yang menemani di rumah sakit. Sudah di telfon juga, malah tidak ada yang datang. Apa mereka lebih memilih pergi ke kantor polisi? Jika kalian berfikir Jevin yang terbaring, kalian salah. Kalau yang ada dalam fikiran kalian Revan, kalian benar sekali. Ia kehilangan banyak darah setelah kejadian itu terja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN