Seperti terikat sebuah janji sepasang suami istri itu pulang di waktu yang bersamaan, kedua mobil yang mereka kendarai berhenti di depan pagar yang masih tertutup dari dua arah yang berbeda. Merasa sebagai laki laki jadi sudah sepantasnya Adrian turun lalu membuka pintu pagar yang lalu di lanjutkan dengan membuka pintu garasi, hari sudah malam meski belum terlalu larut tapi karena sudah tidak ada rencana keluar maka Adrian berencana untuk langsung memasukkan mobilnya ke garasi. Rumah Adrian bukanlah sebuah rumah mewah dengan halaman yang luas hingga dari pintu pagar menuju pintu garasi dia hanya perlu sedikit berjalan, dari dalam mobilnya Karin menatap Adrian sambil tersenyum. Wanita itu merasa geli sekaligus tidak menyangka kalau laki laki dewasa yang selama ini di kenal angkuh, dingin,

