Adrian tercengang mendengar apa yang Sishi katakan, hati laki laki itu terasa hancur apalagi saat melihat air mata gadis manis itu menetes. "Sayang," kata Adrian sambil berjalan mendekat dan ingin merengkuh gadis itu ke dalam pelukannya, tapi hati itu kembali terasa hancur saat Sishi menepis tangannya dan menghindari pelukan sang kekasih. "Enggak usah peluk peluk!" kata Sishi dengan ketus, gadis manis itu lalu duduk di sofa sambil melipat ke dua tangan di depan d**a, bibir ranum yang biasanya tersenyum manis itu kini cemberut terlihat kecut. "Sayang, Shizuka Davina yang manis kesayangan Om Adrian, jangan ngambek lagi, ya," kata Adrian yang sudah duduk di samping Sishi, mendengar apa yang laki laki itu katakan Sishi langsung melirik tajam. "Nggak usah ngerayu ngerayu gitu, nggak pan

