"Mama ... Mama ...." kata Balin sambil menggeliat dari gendongan Naura, bocah berusia lima belas bulan itu sudah semakin lancar berjalan dan berbicara. "Iya sayang, nanti sama Mamanya, sekarang sama Tante dulu, ya," kata Naura sambil mengajak Balin menjauh tapi bocah itu tetap saja meronta seolah begitu ingin berada di pelukan Sishi sekarang, rasanya tidak tega melihat sang putra merajuk tapi sekarang dirinya sedang melakukan sebuah proses penting hingga yang bisa Sishi lakukan hanya diam menatap Balin dari pantulan cermin yang ada di hadapannya. "Nah itu, sust Ira udah balik dari kamar mandi," kata Naura yang sedikit kewalahan menggendong Balin yang meronta ronta, bocah itu tumbuh menjadi anak yang sehat dengan tubuh gembul padat berisi dan menggemaskan. "Kenapa, Sayang?" tanya Sust
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


