Menyerah.

1744 Kata

"Sayang," panggil Adrian, bukan sebuah bisikan seperti biasanya agar tidak ada orang lain yang mendengar tapi sebuah panggilan karena suasana hati yang berbuat Adrian tidak bisa membaca situasi dan kondisi yang ada dalam pikiran laki laki itu hanyalah secepat mungkin meminta maaf dan membuat sang kekasih tersenyum kembali. Sishi hanya menoleh sinis padanya lalu melihat ke sekeliling dengan canggung karena beberapa orang mendengar panggilan sayang Adrian untuk Sishi mereka sudah ada di ruang talent sekarang, melihat tatapan orang di sekitar membuat Adrian sadar kalau mereka mendengar ucapannya meskipun kemudian berlagak tidak peduli. "Kita ngomong di tempat lain aja," ajak Adrian sambil menggandeng tangan Sishi mengajaknya keluar dari ruangan itu, Sishi menarik tangannya dengan cepat da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN