Adrian dan Sishi saling melepaskan pelukan dan menatap kikuk lelaki yang berdiri tidak jauh dari pintu, sedangkan lelaki itu menatap kedua orang yang baru saja di lihatnya sedang berciuman dengan kedua mata terbelalak seolah nyaris saja melompat keluar. "Kalian? Kalian?" kata Krisna yang bahkan sedikit tergagap lalu tersenyum lebar sambil menggerakkan kedua tangan yang jari jarinya di buatnya mengerucut dan menempelkan satu sama lain menggambarkan orang yang sedang berciuman walau pun satu tangannya sambil memegang plastik berisi gado gado miliknya. Adrian mendelik karena menyadari Krisna sedang meledeknya sedangkan Sishi terlihat begitu malu. "Udah, sih, aku malu!" kata Sishi, gadis itu langsung melangkah cepat keluar dari ruangan Adrian, Sishi bahkan sampai tidak berani menatap Kri

