Rakasya akhirnya bisa menemukan lokasi penukaran Anaknya dengan surat kontrak Tram Group. Lokasinya adalah rumah dua lantai yang tampak sepi dan remang. Tanganna mengepal emosi, ketika membayangkan Aski pasti sedang ketakutan dan mencari dirinya. Aski pasti menangis dan kemungkinan besar para penjahat itu akan melakukan aksi kekerasan terhadap Aski agar anak itu diam. Rakasya menggeleng, dia tak maunmembayangkan hal itu terjadi kepada anaknya. Rakasya berharap pihak yang berwajib sudah menemukan tempat ini dan meng-cover dirinya juga Aski. Karena dia tak mungkin menunggu lebih lama lagi dan membuang waktu yang tersisa. Rakasya membunyikan kelakson mobil dan memainkan lampu mobil. Kemudian ponselnya kembali berdering, kali ini telepon, bukan pesan seperti tadi. "Masuk lewat pintu yang su

