Ketahuan

1196 Kata

Dion syok dibentak seperti itu, terlebih lagi yang melakukan bukanlah orang yang dia kenal. Bahkan Rakasya saja tak pernah bicara sekeras itu kepadanya. Winda pun hanya jarang bicara, dan tak mau diganggu olehnya, bukan membentaknya layaknya orang paling bersalah. Omah Dewi juga melotot ke arah Niken. Wanita itu ingin marah, tetapi dia tahan karena takut Niken kabur dan pulang ke rumahnya. Padahal dia sudag berjanji ke orang tua Niken, untuk menjodohkannya dengan Rakasya. Jadi kalau dia bersikap keras, kemungkinan besar anak sahabatnya itu akan kabur dan mengadu yang tidak-tidak "Tante Niken cuma kaget aja, Kok, Dion," ucap Omah Dewi, lalu dia kembali melihat ke arah Niken yang mulai tersadar dari amarah bod*hnya itu. "I--iya, maaf, ya, Dion. Tante gak sengaja, cuma kaget aja tadi. Gim

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN