Kinar bisa bernapas lega ketika mereka akhirnya sampai di tempat karyawisata. Meskipun jarak membuat semua orang termasuk dirinya sendiri lelah, tapi dia berusaha untuk tetap terjaga demi abak-anak. Dion dan Aski dia bangunkan saat mobil sudah berhenti di tempat parkir. Dua anak kecil itu kegirangan dan tidak mau diam, saking senangnya, mereka berteriak melampiaskan kesenangan dan segera berlari menuju perkumpulan teman-temannya yang lebih dulu sampai. Mereka langsung bercengkerama. Mungkin bercerita dan membuat rencana dengan temannya masing-masing, saat mereka semua menjalankan tugas dari guru. Kinar sendiri memilih keluar mobil dari pada harus melihat kelakuan dua orang dewasa yang sedang di mabuk cinta di kursi depan. Mereka hanya memisahkan diri ketika anak-anak bangun, tetapi saat

