Kinar mengawasi Dion dan Aski dari sofa saat mereka bermain lego di ruang keluarga milik Aldi. Sementara Aldi sedang membuat coklat panas karena di luar huja. dan cuaca jadi dingin. Kebetulan ART-nya sedang pulang kampung, jadi dokter itu melakukan semuanya sendiri. Saat Kinar menawarkan bantuan, pria itu menolak. Jadi sekarang gadis itu diam saja, tetapi pikirannya tidak hanya diam. Di kepalanya, Kinar sibuk menerka-nerka. Kenapa Rakasya mengirim anaknya bermain ke luar rumah. Dan memikirkan juga raut wajah boss-nya itu yang sangat murung. Seperti ada sesuatu yang disembunyikan. Kalau saja dia bisa bertanya, tentu dia akan melakukannya. Namun. Rakasya terlihat dalam mode tak bisa diganggu. Jadi, ya, Kinar hanya bisa menebak-nebak dalam diam. Aroma cokelat panas menguar seiring langkah ka

