Author pov Prilly menggeliat manja ketika sebuah kecupan mendarat di seluruh wajahnya. Dia tahu siapa lagi yang akan mengganggunya pagi-pagi jika bukan sang suami tercinta. "Sayang, stoped. Geli niih, kamu mah suka banget bangunin dengan cara gitu. Rengeknya dengan suara masih serak khas orang bangun tidur. "Lhoo aku kan niru kamu sayang, sekarang giliran aku yang bangunin kamu dengan cara ini. "Iya, iya aku bangun nih. Prilly pun duduk dengan wajah yang masih mengantuk. "Katanya mau belanja, bangun dong. Sekalian sarapan di luar. Ucap ali sambil menyelipkan rambutnya prilly ke belakang telinga. "Kita kan janjiannya jam 9 pagi sayang. Masih ngantuk. Rengeknya manja. "Iya kita janjiannya jam 9 tapi ini udah jam 10 sayangku. Terus gimana. "Hah.. kok udah siang banget sih. Yaudah a

