18+ Setelah acara akad nikah telah selesai. Ali mengajakku kembali ke kamar karena harus mengganti baju dan beristirahat. Bukan karena mau lanjut kerja rodi tetapi karena libur kita cuman dua hari jadi harus lebih banyak istirahat. Tadi papa juga sempat memberitahukan kepada para petinggi di rumah sakit tentang aku dan ali. Awalnya mereka memang sulit menerima tapi mau bagaimana lagi karena aku adalah anak pemilik rumah sakit itu. Tetapi tetap saja ini harus dirahasiakan karena jika satu rumah sakit tahu dan bilang gak adil kan gak lucu kalo aku harus pisah dengan ali. Memang sulit jika melawan takdir yang berkehendak, kalo sudah jodoh dan harus menikah rintangan apapun pasti akan terlewati. Jangan cuman gegara karier dan status yang harus tetap dijaga kita jadi mengorbankan kebahagia

