Pelabuhan Sementara

1150 Kata

"Kamu di sini?" Hazel membuka matanya perlahan. Di sampingnya, berdiri Ethan Reed. Wajahnya, yang biasanya penuh dengan ekspresi percaya diri dan sedikit menggoda, kini tampak serius. Matanya yang tajam memindai wajah Hazel yang pucat, bibirnya yang bergetar, dan tubuhnya yang gemetar. Di tengah kehancurannya, di tengah perasaan terhilang dan tak berharga, kehadiran Ethan terasa seperti sebuah jangkar. Tak diundang, tak terduga, dan mungkin penuh dengan motifnya sendiri. Tapi di detik itu, saat Hazel merasa dirinya hampir larut dalam kegelapan, sentuhan dan suaranya adalah satu-satunya hal yang terasa nyata. Ethan menepati janji, menolongnya kapanpun jika dibutuhkan. Dia menatap Ethan, matanya berkaca-kaca penuh dengan pertanyaan, kelelahan, dan sebuah kepasrahan yang berbahaya. Dia ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN