"Lalu kenapa kamu masih berada di sisi Diego?" Pertanyaan Ethan itu menggantung di udara seperti kabut Herlington yang tak kunjung sirna. Hazel tersenyum, sebuah senyum kecil yang lebih merupakan kebingungan yang tersamarkan. Hazel sendiri bingung kenapa dia masih bersama Diego. Cinta? Jelas tidak! Bahkan, dia sangat membenci Diego! Benci pada sikapnya yang dingin, posesif, dan penuh manipulasi. Tapi kenapa dia masih bertahan di sisinya? Ethan sudah menawari untuk membantunya pergi, lebih dari sekali. Tapi tetap saja dia menolak. Alasannya selalu sama: Ethan sama saja dengan Diego. Padahal, di lubuk hatinya, Hazel tahu Ethan berbeda. Memang awalnya dingin dan penuh perhitungan, tapi di balik itu ada kehangatan yang tak disangka. Kedinginannya adalah tameng, sebuah kewaspadaan alami se

