Suara getaran yang sayup-sayup terdengar membuat gadis yang masih tergeletak naas di lantai itu merintih samar, dengan sekuat tenaga ia berusaha membuka matanya dan seketika meringis merasakan ngilu yang luar biasa di area leher sampai belakang kepalanya. Di tangga darurat memang jarang ada orang kalau tidak sedang ada keadaan khusus jadi itulah kenapa tidak ada yang menemukannya. Suara deringan yang terus terdengar membuatnya mau tidak mau mencari arah suara itu, dengan lemas ia mendudukkan tubuhnya bersandar di tembok sambil mengerjapkan matanya berkali-kali. "Halo," ujarnya berusaha membuat Suara senormal mungkin. "Kamu dimana?" Serena langsung mengatupkan bibirnya, menatap sekali lagi layar hanphonenya yang ternyata menunjukkan nomor asing yang belum disimpannya. "Ini siapa?" "D

