Part 28 Insiden

1020 Kata

Riska diam-diam melirik lelaki di sebelahnya, berdehem pelan dengan canggung. "Jadi teman Bapak seperti apa?" "Emm," lelaki itu memutar pandangan, terbatuk kecil entah kenapa. "Dia baru membuka bisnis, carikan saja hadiah yang sesuai." Jawabnya singkat. Riska seketika membulatkkan bibirnya, jadi mengelilingkan pandangan menatap toko-toko yang ada di sana dengan lebih teliti. Setelah berjalan beberapa lama akhirnya ia menemukan tujuan yang menurutnya sesuai, tanpa sadar ia menarik tangan Segara masuk ke dalam toko, saking antusiasnya ia sampai tidak menyadari hal itu dan terus menggenggam tangan lelaki itu, lelaki berwajah bak dewa Yunani itu yang biasanya berwajah datar kali ini mengulum bibirnya senang. "Kalau ini bagaimana, Pak?" tanyanya antusias dan saat itu juga tersadar dengan apa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN