Riska sebenarnya juga tidak tahu akan dibawa kemana tapi ia menurut saja ditarik kesana-kemari oleh Serena, tak lama gadis itu akhirnya berhenti di depan sebuah mobil berwarna pink. "Aduh maaf banget ya aku tadi tiba-tiba narik, soalnya aku lihat kamu kayak bingung gitu." Ujar gadis itu setelah berada jauh dari tempat tadi. Riska tersenyum kecil, tidak mempermasalahkannya juga. "Iya gak papa kok, ngomong-ngomong kamu mau kunjungi Kakakmu?" Gadis berambut pirang yang tergerai sempurna itu mengangguk membenarkan, Riska langsung menyuruhnya masuk. "Kalau begitu kamu masuk lagi gak papa, aku bisa tunggu di sini beberapa menit nanti juga masuk." "Eh gak usah, biar aku suruh Kakak aja yang turun." Tau-tau gadis itu sudah mengeluarkan hanphonenya berniat menghubungi Segara yang membuatnya me

