Alea belum pernah dicium lelaki sebelumnya. Bahkan Matias pun tak pernah mencium keningnya. Bagaimana bisa pacar pura - pura nya seenak jidat mengecup kening yang di dalamnya terdapat otak luar biasa miliknya? Najis sekali! Alea mengusap keningnya dengan lengan, seakan ciuman itu bukan dari manusia melainkan dari hewan menjijikkan. Sumpah serapah siap disemprotkan tetapi tiba - tiba Tobias mengecup bibirnya sekilas, tapi mampu menjungkir balikkan hatinya. Dari benci menjadi sangat - sangat benci. Alea sudah mengepalkan kedua tangan, tapi tatapan Tobias seperti seekor kucing kecil yang tersebut got. Dengan terpaksa ia tersenyum, namun sebenarnya hatinya mendidih. "Duh, yang lagi pacaran. Dunia milik berdua ya," celetuk Isyana dengan wajah cerah. Sementara itu Damien hanya berd

