33. MENEMBUS HESTIA

1848 Kata

“Di mana kau?” Pertanyaan tersebut langsung saja terlontar dari bibir Raven saat Hestia menjawab teleponnya. “Aku hanya sedang bersama Hestia.” “Kami keluar untuk makan,” sambung Hestia setelahnya. “Kau makan di luar dengan Danica dan bukan denganku? Padahal kau bisa pergi denganku.” Hestia tahu bahkan menyadari kalau Raven sedang kesal dengan tingkahnya. Hestia ingin tertawa mendengar perkataannya. “Pak, kita selalu makan bersama di rumah. Apa kau belum bosan?” Raven mendengar tawa kecilnya di telepon. “Maksudku adalah, jika kau lapar, kau bisa memintaku dan aku akan membelikannya untukmu,” koreksi Raven. “Kau sibuk, dan aku merencanakan sesuatu yang lain dengan Danica,” jelas Hestia lebih lanjut. Dia tidak memberitahukannya dan pergi lebih dulu. Terutama karena pertemuannya deng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN