"Nasywa!" Nasywa tersentak kaget ketika tiba-tiba Anis ada dihadapannya, padahal dia baru saja melambaikan tangannya pada mobil sang suami yang sudah berjalan. "Lo ngagetin gue aja Nis, kenapa enggak ngucapin salam coba?" tanya Nasywa sambil mengelus dadanya. "Assalamualaikum." Akhirnya Anis mengucapkan salam juga dengan cengiran khasnya. "Waalaikumsalam, nah begitu baru benar. Untung saja gue enggak punya penyakit jantung, kalau gue tiba-tiba jatuh pingsan karena terkejut memangnya lo mau gendong gue ke rumah sakit?" Anis hanya terkekeh menanggapi ucapan Nasywa. "Iya... Iya maaf Wa, lain kali enggak ngulangin lagi deh." "Eh tadi yang nganterin lo siapa Wa? Gue kurang kelihatan soalnya kaca mobilnya gelap," tanya Anis kepo membuat Nasywa kini tersenyum jahil. "Kasih tau enggak ya?"

