Nasywa memandang kampus dihadapannya yang terlihat begitu besar dan sepertinya fasilitasnya juga lengkap, suaminya itu sangat bisa sekali mencarikan kampus untuknya. Gedung rektorat didepannya yang menjulang tinggi membuat Nasywa berdecak kagum, baru pertama kali ini dia melihat kampus besar secara langsung. Biasanya hanya melalui televisi saja dia melihatnya, namun kini dia bisa melihatnya secara nyata. Ternyata seperti ini bentuk kampus yang diimpikan banyak orang, semuanya memang sang suami yang mengurusnya sedangkan dia hanya menerima beres saja. Suaminya ingin memberikan pendidikan yang terbaik katanya, apalagi sang istri yang memiliki kualitas kecerdasan yang tak diragukan lagi. Dia tidak ingin Nasywa hanya sekedar kuliah, dia ingin agar sang istri bergerak maju hingga mencapai kesuk

