"Baiklah Alana! Jelaskan padaku apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Marie saat mereka berdua sampai di depan gedung menuju parkiran. Langkah Alana ikut terhenti seperti yang Marie lakukan. Marie menatap Alana dengan tatapan mengintrogasi penuh. Jika Marie sudah melakukan itu -segala hal protective dalam persabahatan, cukup membuat Alana sulit. "Tidak ada apa-apa. Mengapa kau tiba-tiba bertanya seperti itu? Aneh sekali," jawab Alana berusaha terlihat tenang namun gagal. Rasa canggungnya benar-benar terlihat. "Alana, kau membawa mobil sendiri ke kampus selama tiga hari." "Apa itu masalah? Bukankah bagus? Kita bisa pulang bersama terus, bukan?" Alana tersenyum sambil mengedikan bahunya. "Kecuali kalau kau ingin bersama Kenneth. Aku mengerti karna kalian sudah resmi sekarang," tambah Alana

