Melissa menyetir mobilnya dengan kecepatan penuh. Dia membenci kehidupannya. Menurutnya dia sudah berusaha begitu keras namun tidak pernah mendapatkan yang benar-benar dia inginkan. Kedua orangnya yang terus menerus bertengkar membuat rumahnya seperti neraka. Hal itu yang membuat Melissa memutuskan untuk keluar saat ini. Keadaan rumah tidak pernah membuatnya nyaman. Tidak pernah ada yang memperhatikannya di rumah. Kedua orang tuanya sibuk dengan ego masing-masing. Sehingga dia selalu mencari perhatian diluar. Berusaha menjadi pusat perhatian walaupun kadang malah membuatnya menjadi terlihat buruk karna cara yang salah. Namun tetap saja dia tidak mendapatkan apa yang benar-benar dia inginkan. Semua berawal dari Kenneth, pria cute dan baik hati itu adalah satu-satunya yang menarik dalam art

