Lima Ratus Juta

2176 Kata

Raja bukan lelaki tak berperasaan. Hanya melihat gerak-geriknya saja, dia paham kalau Ratu sedang tidak baik-baik saja sejak kemarin. Lebih tepatnya sejak Ratu melihat foto Vania. Saat Ratu mengetahui kalau maminya memiliki rencana lain, yaitu sebuah perjodohan. Ratu tak banyak bicara, mereka juga berbalas pesan sekadarnya saja. Untuk saat ini, Raja tidak bisa mengatakan banyak hal, dia membiarkan Ratu menenangkan diri dan melakukan apapun yang wanita itu sukai, termasuk berdiam diri di kamar. “Kamu beneran nggak sarapan? nanti sakit magh kamu kambuh.” nenek mengingatkan saat Ratu menolak untuk sarapan. “Iya Nek, nanti aku sarapan di dekat kantor aja. Sekarang aku belum lapar, soalnya tadi malam jam satu aku makan mi instan.” setelah seharian tidak makan, kemarin Ratu hanya berselera m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN