Simulasi Jadi Suami

1733 Kata

“Kayaknya makin akrab nih sama Pak Bos?” Desy berbisik di telinga Ratu ketika dia baru saja duduk di kursinya. Tepat jam dua siang, mereka tiba lagi di kantor. “Biasa aja, urusan kerjaan juga.” “Lebih dari urusan kerja juga no problem.” Desy cekikikan. “Lo habis diputusin kok nggak ada sedih-sedihnya, sih?” Ratu menyindir Desy karena sahabatnya itu terlihat bahagia. “Haduh, Ratu… Ratu. Hari gini ngapain harus pusing karena cowok selingkuh? itu artinya dia bukan jodoh gue. Move on itu gampang kok.” Desy tersenyum penuh makna. “Asalkan lo punya niat untuk move on.” “Caranya?” “Gampang banget.” “Iya, caranya gimana?” “Lo serius mau move on dari Bian? lo nggak mau nunggu dia berubah pikiran buat batalin pernikahannya, terus ya… ngajak lo nikah.” “Ck! nyesal gue minta saran sama lo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN