Mungkin Nanti

1622 Kata

Masih berdiam diri di dalam toilet, karena Ratu tidak tahu harus kemana dalam keadaannya yang seperti ini. Rambut dan semua pakaian yang basah. Bahkan, tasnya pun juga basah. “Cape banget gue sama hidup ini…” Ratu masih terisak di dalam toilet, dia sengaja mengunci pintu agar tidak ada yang masuk dan melihat kekacauannya. Nyatanya, sudah hampir setengah jam, masih aman dan tidak ada yang masuk ke sana. “Ya Tuhan, pingin nyusul mama dan papa aja rasanya.” Hidupnya berat, sejak masa remaja. Tapi Ratu terbiasa harus kuat. Namun, sejak hari di mana mahkotanya hilang, Ratu merasa hidupnya seakan tak berguna. Pernah sesekali Ratu tidak bersemangat dan hidupnya beberapa terakhir ini hanyalah kepalsuan demi menghargai orang yang selalu peduli dan menyayanginya yaitu nenek. Getaran ponsel di sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN