Bab 15

950 Kata

"Bagaimana Zi? Kau sudah memutuskan? Kita sudah tidak punya banyak waktu lagi," Bian duduk duduk santai di sofa ruang kerja Zio. Saat itu mereka tengah makan siang bersama di ruang kerja Zio. "Aku sudah memikirkannya semalaman," jawab Zio yang sibuk mengusap-usap dagunya. "Lalu apa keputusannya?" Bian mencondongkan badannya kedepan sambil menaikkan sebelah alisnya. Zio membuka mulutnya hendak menjawab sambil menutup matanya sedangkan, Bian menunggu dengan penasaran apa yang akan keluar dari bibir Zio. "Baiklah Bi, aku serahkan semuanya kepadamu." "Nah!! Aku suka gayamu Sobat," seru Bian sambil bangkit mendekat ke arah Zio dan menepuk semangat pundak sahabatnya itu. "Baiklah Sobat, aku akan pergi urus itu semua. Kau tunggu saja beritanya nanti sore di media," ujar Bian yang pamit melengg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN