Part 40 Bapak ... maafkan anakmu yang sudah berani mengambil tindakan seperti ini. Padahal Bapak selalu berpesan padaku untuk menjauhi keluarga Bu Ning dan Pak Jamil. Namun, apa yang sudah aku lakukan? Aku justru mendekati anaknya dan mempengaruhinya. Bahkan aku berani mengatakan rahasia keluarganya. Bapak ... maafin anakmu Pak. "Assalamualaikum." Mila.mengucap salam. Di rumah sedang ada tamu. Sepasang sorot mata langsung menyambutnya. Mila menyimpan mukenanha dan membantu Dyah membuat kopi untuk disuguhkan. "Biar Mila saja yang bawa ke dapan, Bu." ucap Mila. Tiga gelas kopi dan satu teh untuk seorang wanita paruh baya. Mila membawa dengan satu nampan besar. Ia letakan satu persatu di meja. "Putrinya ya, Pak ustad," kata sesebapak ketika melihat Mila menyuguhkan kopi. Sepertinya ia

