Chapter 47

1873 Kata

Part 47 Saat Nuning menutup pintu, Dimas sudah berada di belakangnya. "Bu, darimana?" tanya Dimas mengangetkan ibunya. Nuning memegang dadanya. "Bikin kaget Ibu saja. Ini, tadi sore Ibu membeli kerudung. Terus Ibu gantungin di tempat kunci. Barusan Ibu baru ingat, jadi Ibu buru-buru ambil," kata Nuning sambil menunjukan plastik warna hitam di tangannya. "Coba Dimas mau lihat kayak apa kerudungnya!" telisik Dimas. Nuning pun membeberkan kerudung warna maroon itu. "Bagus nggak, Le?" tanya Nuning, ia mememakai kerudung tersebut sambil tersenyum kecil. "Bagus, Bu." Dimas menjawabnya dengan nada datar. "Dimas ke kamar duluan," kata Dimas lagi. Ternyata ibunya sudah cukup lihai. Ia tidak bisa diremehkan, semua terlihat rapi dan alami. Bahkan raut wajahnya begitu tenang bagai air telaga.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN