Chapter 17

1239 Kata

Part 17 Abi turun dari motor meski masih sedikit bingung. Dyah yang menangkap hal itu langsung angkat bicara. "Rumah Mbah Jonet di tenggah hutan katanya. Kita lewat jalan setapak ini, Mas-mas ini akan menjemput kita besok jam sembilan pagi ya, Mas?" tanya Dyah meyakinkan. "Iya, Bu!" "Jangan lupa lho, Mas!" "Iya, Bu. kalau begitu kami permisi dulu," kata ojek itu yang kemudian menghidupkan mesin motornya dan segera berbalik arah kembali ke pengakalannya. Mereka kini sudab berada di pinggir hutan dengan pohonnya yang masih lebat dan rindang. Jalan di hutan itu sebenarnya cukup lebar, namun sangat rusak dan sepi. Tanah gerak membuat jalan bergelombang. Hanya supir profesional saja sepertinya yang mampu menaklukannya. Sunyi dan sepi, sesekali terdengar suara kepakan sayap burung dan sua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN