Part 32 Betapa kagetnya Agus saat wanita itu menoleh kepadanya "Ka-kamu," Agus tergagap. Nuning. Ia tertawa terbahak-bahak di depan Agus. Tangan kanannya mencekik leher Agus. Cekikannya teramat sangat kencang, kekuatan pria gempal seperti Agus seakan tak ada apa-apanya. Nuning terus saja tertawa sampai akhirnya mereka saling bersitatap. "Ya, aku di balik semuanya!" ucapnya. "Silakan ucapkan selamat tinggal. Ini adalah akibat karena kamu sudah berani bermain-main denganku. Kamu sudah mengundangku!" Nuning mendekatkan wajahnya kepada Agus. Agus tak mampu menjawab perkataan Nuning. Ia sudah hampir kehabisan napas. Setelah wajah merepa hampir menempel satu sama lain. Belatung, kelabang, cacing keluar dari mata hidung dan mulut Nuning. Sangat menyeramkan. Tiba-tiba Nuning melepaskan cekika

