Part 51 Tiba-tiba terdengar suara Ayu berteriak histeris. "Neng Ayu!" pekik Dimas. "Itu Ayu, Mas!" Nuning tak kalah panik di kamarnya mendengar teriakan Ayu. "Ibu ...." suara Ayu lantang, lalu menghilang! Semua bergegas lari ke bawah. Kamar Ayu berada di sebelah dapur menghadap ruang tamu. "Neng ... neng Ayu!" Dimas menggedor pintu kamar Ayu. "Ayu ...." Nuning panik dan menangis. Tanganya menelungkup menutupi bibirnya. "Kita dobrak saja!" usul Bahrul. Mereka berdua pun kompak mundur dan menendang pintu kamar Ayu. Satu. Dua. Tiga. Mereka ulangi lagi sampai tiga kali, alhasil engselnya terlepas dan pintupun terbuka. Ayu sudah tergeletak pingsan di depan pintu kamar mandi. Dimas dan Bahrul kemudian membopong Ayu ke tempat tidur. "Neng ... bangun, Neng!" Dimas menepuk-nepuk pipi A

