Misi

243 Kata

Saat ini ruang kerja Jere terlihat sangat berantakan. Banyak kertas, flashdisk dan kaset yang berserakan di beberapa tempat dalam ruangan itu. "Berarti kita cukup pakai ini buat besok," ucap Jere membereskan beberapa kertas dalam sebuah map berwarna coklat. "Iya, Jer." "Besok Kakak dijemput sama Joe jam tujuh pagi." "Sepagi itu?" tanya Jeni terkejut. "Kita harus datang saat Ari masih di rumah. Aku nggak mau Ari dapat cela untuk membela diri dari tuduhan yang mungkin bakal ditanyakan oleh Jasmine setelah kita pergi." Jeni mengangguk. "Oke. Aku bisa bagi waktu buat besok." "Iya, Kak." "Udah selesai kan pembahasannya?" Jeni melirik jam yang ada di dinding dalam ruangan itu. "Udah jam segini, aku udah ninggalin anak ku beberapa jam." "Joe antar Kakak." Jeni mengangguk. "Terima kasih,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN