Elena tersenyum kecil. Ia mulai merasakan bahwa janji Andrew di altar kemarin bukan sekadar hiasan kata-kata. Andrew benar-benar memberikan ruang pribadi yang selama ini sangat Elena takuti akan hilang setelah ia menikah lagi. Elena merasa bahwa identitasnya tetap utuh meski ia sekarang memiliki status sebagai seorang istri. Namun rasa takut itu tidak hilang sepenuhnya dalam semalam. Saat mereka bersiap-siap untuk berangkat Elena sempat ragu saat ingin mengambil kunci mobilnya sendiri. Ia teringat bagaimana Dante dulu selalu melarangnya menyetir sendiri dengan alasan keamanan padahal itu adalah cara Dante untuk membatasi ruang geraknya. "Ada apa Elena?" tanya Andrew yang sudah berdiri di depan pintu apartemen dengan kunci mobilnya di tangan. "Aku berpikir apakah sebaiknya kita p

