Episode 39

1379 Kata

Ini adalah sebuah keajaiban bagi Arvino. Bahkan sebuah hal yang tak terduga. Aiza, Ya Aiza. Wanita itu, astaga.. apakah dia sedang bercanda? Ah tidak-tidak. Seorang Aiza yang pendiam, tidak banyak berbicara dan suka menundukan wajahnya saat diajak berbicara itu tidak mungkin bercanda. Arvino yakin ia tidak salah dengar. Ya ampun, bolehkah saat ini ia berlonjak kegirangan saking bahagianya bagaikan anak kecil dan berlompat-lompat diatas brankar pasien? Ah tentu saja tidak! Cukup hanya Allah dan dia yang tahu saat ini. Tapi, itu semua belum tentu. Untuk memastikannya, Akhirnya Arvino memilih memalingkan wajahnya kesamping. "Gak mungkin. Gak mungkin kamu suka sama saya." Aiza menggeleng dengan cepat. "Tapi Saya tidak bohong. Saya-" "Saya apa?" ketus Arvino lagi. "Kamu nerima saya cuma ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN